Jurnalis Dikejar Deadline Tapi Mata SEpet, PErih, dan LElah? Gejala Mata SePeLe Jangan Disepelein!

Insto Dry Eyes

Sebagai seorang jurnalis yang terkadang dituntut untuk terjun ke lapangan terbuka, berdiri berjam-jam di bawah terik matahari, paparan debu jalanan, asap kendaraan hingga gas air mata ketika peliputan demo.

Pekerjaan yang bergerak tanpa henti membuat para jurnalis dituntut untuk selalu siap berburu berita, berada di lapangan bahkan dalam berbagai kondisi cuaca.

Ditambah lagi setelah dari lapangan kembali ke kantor dan masuk ke ruangan ber-AC lalu berjam-jam menatap layar laptop untuk membuat artikel dan meng-edit video setelah liputan.

Kondisi tersebut tentu menjadi ancaman bagi kesehatan mata yang akan menyebabkan mata kering. Apalagi ketika liputan demo menghadapi suasana yang dinamis, terkadang menegangkan, menguras tenaga serta membutuhkan konsentrasi visual yang tinggi.

Aktivitas tersebut membuat mata kurang berkedip karena fokus memantau situasi yang mengakibatkan mata SEpet, PErih, LElah.

Karena profesi tersebut, membuat saya wajib memasukkan obat tetes mata ke dalam tas sebagai list barang-barang yang tidak boleh tertinggal saat bertugas.

Apa Itu Mata Kering dan Bagaimana Gejalanya?

Mata kering atau istilah dalam kedokteran disebut keratoconjunctivitis sicca yaitu kondisi ketika kelenjar air mata tidak mampu menghasilkan cukup air mata untuk menjaga kelembapan mata.

Perlu diketahui bahwa air mata memiliki peran penting untuk menjaga permukaan mata agar lebih sehat dan lembap sehingga dapat  memberikan nutrisi dan melindungi mata dari infeksi.

Air mata juga berfungsi melindungi mata dari terkontaminasi benda asing, seperti debu, dan kotoran lainnya yang menyebabkan mata infeksi.

Apabila dalam kondisi normal, air mata akan melumasi permukaan mata ketika berkedip. Namun, pada kondisi dry eye syndrome, mata mengalami gangguan produksi komposisi air mata sehingga permukaan mata tidak terlumasi dengan baik.

Dikutip dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, bahwa menjaga kesehatan mata merupakan investasi penting agar hidup lebih berkualitas. Karena mata yang kering bisa mengakibatkan menurunnya produktivitas dan kenyamanan dalam beraktivitas.

Gejala mata kering pada umumnya bervariasi ada yang ringan sampai berat. Namun pada umumnya gejala mata kering memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Mata seperti seperti ada pasir atau benda asing.
  • Sensasi mata terasa perih, gatal, atau panas.
  • Penglihatan kabur, terutama menatap layar atau membaca buku.
  • Mata merah.
  • Sensitif terhadap cahaya.
  • Mata iritasi ditandai dengan air mata berlebihan karena ada iritasi.
  • Sensasi panas, kering, dan sensasi benda asing.
  • Mata terasa nyeri.
  • Mata merah dan berair.
  • Kelopak mata berkedut.
  • Kelopak mata terasa berat.
  • Terasa sulit untuk membuka mata.
  • Tidak nyaman saat melihat cahaya terang.
  • Terdapat lendir di dalam atau di sekitar mata, terutama setelah bangun tidur.
  • Penglihatan kabur.

Penyebab Mata Kering

Kelenjar air mata yang terletak di atas mata memproduksi air mata untuk membasahi mata. Mata bisa kering ketika kelenjar air mata tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Terdapat beberapa kondisi yang mengakibatkan air mata tidak produksi, seperti:

  • Kelenjar air  mata tidak memproduksi jumlah air mata secara memadai.
  • Air mata lebih cepat kering.

Selain itu mata kering juga bisa disebabkan oleh penyakit seperti blefaritis menahun dan distikiasis. Juga gangguan kelenjar air mata lainnya, seperti sindrom Sjogren, alacrimia kongenital, obat-obat diuretik, atropin, dan faktor usia yang menua.

Mengapa Pekerjaan Jurnalis Sangat Rentan Mengalami Mata Kering?

Pekerjaan jurnalis rentan mengalami masalah mata kering karena terdapat beberapa pemicunya seperti:

1. Liputan Lapangan

Liputan lapangan membuat profesi ini mudah terpapar debu jalanan, asap kendaraan dan gas air mata ketika meliput demo.

2. Jarang berkedip dan Screen Time yang Tinggi

Saat membuat artikel berita, apalagi dikejar deadline, dan juga meng-edit video liputan, semua itu membutuhkan fokus yang tinggi.

Sehingga membuat frekuensi berkedip berkurang hingga 50%. Dengan berkedip mata dapat meratakan lapisan air mata secara alami.

3. Perpindahan Lingkungan Kerja dengan Cepat (Dari Outdoor ke Ruangan Ber-AC)

Proses liputan ke lapangan menuntut jurnalis terpapar terik matahari, debu, dan angin di luar ruangan. Kemudian setelah selesai liputan kembali ke kantor dengan ruangan ber-AC.

Perpindahan lingkungan kerja yang cepat membuat mata beradaptasi dengan cepat pula. Hal ini menyebabkan berkurangnya kelembapan mata.

4. Jam Kerja Tidak Menentu dan Kurang Tidur

Membuat artikel berita yang sifatnya segera bisa hadir kapan saja. Tentu saja hal ini membuat jurnalis memiliki pola tidur yang tidak teratur.

Karena kurang tidur tentu saja membuat mata tidak memiliki waktu yang cukup untuk memproduksi air mata secara optimal.

Insto Dry Eyes

Solusi Praktis saat Liputan: Tetesin Insto Dry Eyes

Bagi seorang jurnalis yang bermobilitas tinggi, membawa pertolongan pertama agar #BebasMataKering menjadi sebuah keharusan.

Ketika #MataSePeLeJanganSepelein, saat mata sepet, perih, dan lelah mulai menyerang di tengah  liputan, #InstoDryEyes hadir sebagai solusi, karena memiliki beberapa manfaat seperti:

 1. Dapat Melumasi Mata

Memiliki kandungan seperti air mata buatan (artificial tears) untuk mengganti kelembapan yang hilang.

2. Meredakan Rasa Sepet, Perih dan Lelah pada Mata

Obat tetes mata Insto dapat mengatasi dengan cepat rasa sepet akibat gesekan kelopak mata pada permukaan mata yang kering.

3. Praktis dan Mudah Dibawa

Karena ukurannya yang kecil membuat Insto mudah dibawa di dalam tas saat liputan, dan siap dipakai kapan saja.

Kandungan dan Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Menggunakan Insto Dry Eyes

Insto Dry Eyes Sterile Eye Drops 7,5 Ml bermanfaat untuk membantu mengatasi mata kering, meredakan iritasi akibat berkurangnya produksi air mata dan juga digunakan sebagai pelumas mata palsu.

Tetes mata ini mengandung bahan aktif hydroxypropyl methylcellulose yang  berfungsi sebagai pelumas mata.

Sehingga bisa meredakan gejala mata kering, seperti rasa gatal atau sensasi mengganjal di mata.

  • Golongan: Obat bebas
  • Kategori: Consumer product
  • Komposisi: Tiap ml larutan isotonik steril mengandung 3 mg hydroxypropyl methylcellulose dan benzalkonium chloride 0,1 mg.
  • Digunakan oleh: Dewasa
  •  Kategori N: Belum dikategorikan.

Insto Dry Eyes Sterile Eye Drops 7,5 Ml belum diketahui dapat terserap ke dalam ASI atau tidak. Bila sedang hamil atau menyusui, jangan menggunakan obat ini sebelum berkonsultasi dengan dokter.

  •  Bentuk obat: Tetes mata.
  •  Kemasan: Dus, 1 botol plastik @ 7,5 ml.
  •  Pabrik/Manufaktur: Pharma Health Care.
  •  No. BPOM: DTL1438202146A1.

Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Menggunakan Insto Dry Eyes

Jangan menggunakan Insto Dry Eyes jika terdapat alergi terhadap hydroxypropyl methylcellulose atau benzalkonium chloride.

Konsultasikan ke dokter mengenai penggunaan Insto Dry Eyes jika sedang menggunakan lensa kontak atau menggunakan obat, suplemen, dan produk herbal tertentu.

Konsultasikan ke dokter mengenai penggunaan Insto Dry Eyes jika sedang hamil, berencana untuk hamil, atau sedang menyusui.

Jangan melakukan kegiatan yang membutuhkan kewaspadaan karena obat ini dapat menyebabkan penglihatan buram beberapa saat setelah penggunaannya. Segera ke dokter jika terjadi reaksi alergi setelah menggunakan Insto Dry Eyes.

Dosis dan Aturan Pakai Insto Dry Eyes 

Sebelum menggunakan obat tetes mata Insto, perhatikan dosis yang dianjurkan yaitu 1–2 tetes di tiap mata, 3 kali sehari atau sesuai anjuran dokter. 

Cara Menggunakan Insto Dry Eyes dengan Benar

Baca aturan pakai yang tertera di kemasan Insto Dry Eyes Sterile Eye Drops 7,5 Ml dan ikuti anjuran dokter.

Jika menggunakan lensa kontak, pastikan untuk melepasnya terlebih dahulu sebelum menggunakan Insto Dry Eyes.

Obat tetes mata Insto Dry Eyes tidak ditujukan untuk penggunaan jangka panjang, jika mata kering yang dialami tidak kunjung mereda lakukan pemeriksaan ke dokter. Jika keluhan sudah mereda hentikan penggunaan Insto Dry Eyes.

Pastikan agar ujung botol obat tidak tersentuh atau menempel dengan permukaan benda lain. Jangan menggunakan Insto Dry Eyes jika cairan di dalamnya sudah keruh atau berubah warna. Buang obat jika sudah dibuka lebih dari satu bulan.

Interaksi Insto Dry Eyes Sterile Eye dengan Obat Lain

Belum diketahui secara pasti apakah Insto Dry Eyes menimbulkan interaksi obat jika digunakan dengan obat-obatan lain.

Agar aman, jangan menggunakan Insto Dry Eyes bersamaan dengan obat lain. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya efek interaksi obat yang tidak diinginkan.

Efek Samping dan Bahaya Insto Dry Eyes

Insto Dry Eyes umumnya jarang menimbulkan efek samping jika digunakan sesuai dosis yang tercantum pada kemasan.

Akan tetapi, hubungi dokter jika mata kering tidak kunjung mereda, pandangan menjadi kabur, mata terasa nyeri, atau mata terlihat semakin merah, setelah penggunaan tetes mata Insto Dry Eyes.

Insto Dry Eyes

Tips Menjaga Kesehatan Mata untuk Para Jurnalis

Selain menyediakan Insto Dry Eyes di dalam tas, lakukan langkah sederhana ini di sela-sela kesibukan liputan:

1. Terapkan Aturan 20-20-20

Artinya setiap 20 menit menatap layar laptop atau smartphone, alihkan pandangan ke objek sekitar 6 meter selama 20 detik.

2. Jangan Lupa untuk Berkedip

Usahakan tidak lupa untuk berkedip secara sadar saat sedang fokus liputan lapangan atau sedang menulis artikel berita.

3. Minum Air Putih yang Cukup

Tubuh yang mengalami dehidrasi sangat berpengaruh pada produksi air mata alami.

Menjadi jurnalis memang dituntut kecepatan dan ketepatan. Jangan biarkan gejala mata kering menghambat kreativitas.

Jaga  kelembapan mata dengan selalu membawa Insto Dry Eyes, selain mudah dibawa, mudah didapatkan di Indomart terdekat, dan pastinya #BebasMataKering. ***


Referensi:

https://www.halodoc.com/kesehatan/mata-kering?srsltid=AfmBOoox23-Gho1uKobhItpCBTWE3Aoyoz21b7NcGhtIZz_MIdh5VgVs

https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/mengenal-mata-kering

https://www.alodokter.com/aloshop/products/insto-dry-eyes-7%2C5-ml/5fb3792a41ab59059e867d57

Terbaru Lebih lama

Related Posts

24 komentar

  1. Belakangan saya juga sering iritasi. Debu, ruangan ber-AC dan semua hal yang menyebabkan mata kering semakin kering. Kayaknya perlu banget nyetok insto, ya.

    BalasHapus
  2. Wahhh keren mbaaa waktu itu ternyata meliput aksi demo mahasiswa juga ya mbaaa...
    Semoga para jurnalis tetap bisa memberikan informasi terbaik dan aktual bagi para penikmatnya...
    Dan bener banget ini, pekerjaan jurnalis memang rawan dengan iritasi mata ya mbaa jadi gak salah kalo selalu sedia INSTO sebagai salah satu cara pencegahan

    BalasHapus
  3. Meski banyak bekerja di depan layar dan di luar ruangan, kesehatan mata tetap penting dijaga ya. Untungnya sekarang udah ada INSTO supaya mata tetap moist

    BalasHapus
  4. Setiap pekerjaan mempunyai risiko dan tantangan tersendiri, ya. Termasuk menjadi seorang jurnalis seperti mbak Jihan. Pastinya harus siap kerja di luar untuk liputan dan siap indoor juga untuk laporan.

    Beruntung Mbak Jihan selalu sedia Insto. Jadinya bisa antisipasi jika terjadi gangguan pada mata seperti merasa kelelahan atau perih. Insto bisa banget jadi pertolongan pertama pada mata sepet, ya.

    BalasHapus
  5. untung ya mbak Jihan sedia Insto Dry Eyes jadi begitu ada gangguan pada mata, segera teratasi. Pekerjaan jurnalis pun jadi tidak terganggu ya mbak
    Pekerjaan di depan layar dan di lapangan ini memang sensitif terhadap gangguan pada mata

    BalasHapus
  6. Saya juga ke mana-mana bawa tetes mata seperti Insto Dry Eyes. Rasanya sejak di mata. Tapi perlu diperhatikan utk penggunaan jangka panjang kita perlu konsultasi ke dokter mata. Kalau untuk konsultasi obat tetes mata bisa tanya langsung ke Apoteker.

    BalasHapus
  7. Dunia pers emang nggak pernah lepas dari ritme serba cepat dan tuntutan deadline. Apalagi kalau harus terjun ke lapangan yang seringkali terkena debu. Memang harus selalu menjaga kesehatan mata. Supaya tidak menghambat pekerjaan para jurnalis

    BalasHapus
  8. Pekan lalu baru kejadian mata mendadak perih sebelah. Rasanya nggak nyaman banget, mana stok Insto di rumah lagi habis. Padahal adem nih kalau dikasih Insto, apalagi kalau ditelusuri penyebabnya memang kering gara-gara terlalu lama di depan layar, bukan karena sakit yang lain.

    BalasHapus
  9. Benar juga ya, jurnalis ini rawan kena gejala mata kering. Apalagi pas liputan di outdoor, banyak paparan debu, polusi, dan lainnya.

    Menarik, untung ada Insto Dry Eyes kemasan kecil, mudah dibawa bepergian dan jadi penyelamat saat genting.

    BalasHapus
  10. Jadi jurnalis kerjanya gak kenal jam kerja 8 to 4 sore...apalagi kalau pas dikejar deadline bisa ngelembur sampai malam deh. Lama menatap layar komputer jadi pantas saja terkena mata lelah, sepet kering. Untungnya ada INSTO yang mampu meredakan semua keluhan di mata.

    BalasHapus
  11. Yang paling menantang sepertinya bagian yang harus mampu bekerja di "dua alam". Dari terkena debu, polusi, dan paparan sinar matahari, tiba-tiba harus sigap menyesuaikan diri di tempat ber-AC. Ini, sih, mata harus ekstra dijaga—siap sedia Insto di dalam tas.

    BalasHapus
  12. Kebayang sih gimana rasanya kerja jadi jurnalis yang hampir selalu dikejar deadline. Harus cepat tapi tetap dituntut teliti dan memastikan informasi yang ditulis benar. Harus siap sedia INSTO ya buat solusi praktis tetes mata

    BalasHapus
  13. Sebagai pekerja yg aktivitasnya harus selalu dinamis kadang di outdoor kadang indoor dengan kualitas udara pun berubah mesti banget jaga kesehatan mata apalagi sering screentime gejala mata kering kerap dialami, untung ada Insto Dry Eyes sebagai solusi pelumas mata

    BalasHapus
  14. Gejala mata kering sering dianggap sepele, padahal sangat mengganggu konsentrasi dan produktivitas. Penting banget bawa INSTO untuk yang punya mobilitas tinggi

    BalasHapus
  15. jurnalis lapangan pastinya memiliki risiko yang lebih tinggi ya mbak dalam hal gejala mata kering. Apalagi kalau misalnya kerja di Jakarta tuh yang polusinya lumayan tinggi pastinya juga mata bisa cepat sepet. untung sekarang sudah ada insto dry eyes buat mengatasi gejala mata kering ya

    BalasHapus
  16. Bener yaa, jurnalis tuh rentan sama masalah mata SePeLe. Matanya bener-bener berhadapan dengan layar. Entah itu laptop maupun smartphone. Kalau sudah dikejar deadline, wah auto fokus tuh mengetik. Kebayang gimana perihnya mata

    BalasHapus
  17. Insto adalah jalan ninja semua pekerja digital biar siap tempur lagi ngejer deadline ya Mba. Hahah. Tapi emang tiap kali pake Insto, mata auto anteng, lega, dan tenang gitu deh.

    BalasHapus
  18. Insto adalah jalan ninja semua pekerja digital biar siap tempur lagi ngejer deadline ya Mba. Hahah. Tapi emang tiap kali pake Insto, mata auto anteng, lega, dan tenang gitu deh.

    BalasHapus
  19. Aku langsung kebayang kehidupan para jurnalis yang harus berpacu dengan deadline, sementara mata juga mulai protes karena terlalu lama menatap layar. Tapi memang menarik bagaimana pekerjaan yang kelihatannya cuma “menulis berita” ternyata membutuhkan kecepatan, ketelitian, sekaligus stamina. Semoga di tengah kejar-kejaran deadline tetap ingat: mata dan badan juga punya batas.

    BalasHapus
  20. Insto ini dari tahun ke tahun selalu membawa cerita ya. Mata kena debu kecil sekalipun, sakitnya luar biasa terasa ada yang mengganjal. Apalagi jika mata terasa sepet, lelah dan perih. Butuh sedia insto selalu deh ya. Bair sewaktu-waktu mata kenapa² bisa langsung ditetesin

    BalasHapus
  21. Aku juga sering mbak mengalami mata mudah lelah sepet dan kadang ada rasa perih. Karena memang pekerjaan banyak di depan laptop dan ruang AC. untung sedia insto selalu, jadi cepat diatasi.

    BalasHapus
  22. Iya betul, obat tetes mata bikin mata jadi lebih terjaga kesegarannya. Apalagi yg pekerjaannya gak bisa lepas dari paparan debu dan layar laptop. Oh ya, aku jadi praktekin 20-20-20, makasih ya!

    BalasHapus
  23. Deadline memang jadi makanan sehari-hari jurnalis. Mata mulai lelah karena berjam-jam di depan laptop? Nah, di momen begini Insto Dry Eyes bisa jadi teman kecil sebelum lanjut kejar berita.

    BalasHapus
  24. kerjaan jurnalis cukup rentan dengan mata terkena iritasi, apalagi memang mengharuskan notaris untuk beraktivitas terus-terusan di outdoor, kena debu juga yang bisa bikin mata perih, kering dan sepet.
    memang kalau mata udah sepet gini, mau bikin laporan dari liputan juga jadi terganggu

    BalasHapus

Posting Komentar